Sabtu, 18 Agustus 2012

18 Agustus (11.45)

atas semua tangis penanda sehati.. atas semua senyum penawar laraku.. ^^  

























Di sampingku terpejam sayu matamu..
merebahkan sejuta lelah tak terucap..
di hembusan nafasmu begitu terasa didiriku..
menghela secercah pasrah tak terungkap..
di suara detak itu terus terngiang selalu..
mengalunkan lagu resah tak berharap..

di dekatku terbersit begitu manisnya senyummu..
menebarkan indahnya sabar di kepahitan..
di dekapku terasa begitu tenangnya hatiku..
menegarkan segala gelisah di kesedihan..
di lelapku terbayang begitu indahnya tempatmu..
menggoyahkan dahan keinginan nanti di kebersamaan..

di saat berdua kini tangismu masihlah merdu..
semakin kencang malah membuatku senang..
dan sedikitpun tak membuatku kesal ataupun mengeluh..
di saat berdua kini senyumku tak usahlah kau ragu..
semakin lebar hanya buatmu seorang..
dan sedetikpun tak kan lekang dimakan waktu..

di dua tahun ini tanpa lilin yang kau tiup..
karena cium darimu pun sudah cukup..
di dua tahun ini tanpanya ada di sisi..
karena sudahlah malam berganti hari..
di dua tahun ini banyak harap dalam do'a..
karena hanya kepadaNya terucap segala pinta..


Minggu, 12 Agustus 2012

Antara Lelah dan Pasrah

sabar dan syukur kini menjadi kawan terbaikku.. ^^




















Saat lelah menderu nestapa..
saat payah memburu merana..
saat pasrah berseru mendera..
hembusan ingin mendesak memaksa..
lantunan sabar berontak tak berdaya..
iringan tabah bergejolak kian meronta..

nafas bertempur di segala pinta..
nafsu bergugur karena tak rela..
raga terkubur tidak demikian dengan jiwa..
ucap tak terukur walau terpesona..
insan takabur menatap walau tak ada..
ikhlas bersyukur walau gundah gulana..

sayang menepi terpejam jurang adanya..
mengaji diri tenggelam di lautan cinta..
menyepi kini tertahan penuh asa..
rasa di hati bagai tertelan kenangan tentangnya..
ingin aku sudahi terheran namun apalah daya..
hilangkan sedih terdalam tumbuh bahagia..

gerak langkah tertatih beradu semangat membara..
nampak jelajahi waktu bersamanya..
jejak menerangi kelu tak bicara..
serak sesali pilu terkesan putus asa..
sesak memenuhi sendu seakan kecewa..
pijak terpatri harap menyatu di sana..